Berbahaya, Jika Sahur Hanya Makan Mie Instan


Siapa yang tidak pernah makan mie instan? Di Indonesia dan Malaysia, konsumsi masyarakat terhadap mie instan cukup tinggi. Mie instan menjadi pilihan, karena sangat mudah dan cepat untuk disajikan. Padahal, mie instan jelas bukan makanan yang sehat.

"Itu bukan makanan yang lengkap gizi, lho. Itu makanan darurat," ujar dokter Spesialis Gizi Klinik Saptawati Bardosono saat dihubungi Kompas.com yang di kutip oleh Dunia Cacamarba.

Tak terkecuali di bulan Ramadhan ini, mie instan mungkin dijadikan menu sahur. Bagi mereka yang tidak sempat memasak atau membeli menu sahur yang bergizi, mie instan kerap menjadi penggantinya. Sangat praktis memang menyajikan makanan ini. Semangkuk mie instan juga cukup mengenyangkan.

Akan tetapi, konsumsi mie instan bisa membuat tubuh tak bertenaga saat berpuasa. mie instan berbahan dasar tepung ini, sangat mudah dicerna sehingga membuat orang akan cepat lapar kembali. mie instan pun menggunakan bahan pengawet yang tak baik untuk kesehatan.

"mie dari tepung pabrikan akan membuat orang cepat lapar dan lemas," jelas Saptawati.

Menurut Saptawati, jika terpaksa harus makan mie instan, tambahkan telur dan sayuran. Telur dan sayuran akan membuat Anda lebih bertenaga saat berpuasa. Hal senada dikatakan dokter Spesialis Gizi Klinik Tirta Prawira Sari. Menurut Tirta, menu sahur sebaiknya bergizi seimbang, sama halnya dengan menu makan sehari-hari.

“Kita ibaratkan satu piring itu setengahnya isi sayur dan buah-buahan. Bukan nasi yang paling banyak. Nasi seperempat piring kita saja. Seperempat lagi bisa lauk pauk, yaitu protein hewani dan nabati,” imbuh Tirta.

Tirta juga menyarankan, saat sahur pilihlah makanan yang mengandung protein, karena lambat dicerna sehingga bisa menunda rasa lapar. Selain itu, bisa juga dengan karbohidrat kompleks yang tinggi serat seperti biji-bijian.

0 comments: